Posts

Showing posts from October, 2015

Pengertian filsafat pancasila

| Pengertian Filsafat Pancasila | Filsafat menurut J. Greet adalah ilmu pengetahuan yang timbul dari prinsip-prinsip mencari sebaab-mushababnya yang terdalam. Secara sederhana filsafat dapat diartikan sebagai kebenaran yang sejati. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai filsafat pancasila akan dibahas di bawah ini.

TEORI ATOM MEKANIKA GELOMBAN

Model atom Niels Bohr dapat menjelaskan inti atom yang bermuatan positif yang dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan yang lain dengan  menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom tersebut tidak berkurang.

TEORI-TEORI BELAJAR BERBASIS PSIKOLOGI TINGKAH LAKU

TEORI-TEORI BELAJAR
BERBASIS PSIKOLOGI TINGKAH LAKU





Teori belajar selalu bertolak dari sudut pandang psikologi belajar tertentu. Dengan berkembangnya psikologi dalam pendidikan, seiring hal tersebut bermunculan pula berbagai teori tentang belajar. Psikologi belajar atau disebut pula dengan teori belajar adalah teori yang mempelajari perkembangan intelekual (mental) siswa. Di dalamnya terdiri dari dua hal, yaitu:
1.Uraian tentang apa yang terjadi dan diharapkan terjadi pada intelektual anak

makalah penilaian autentik

BAB 1 PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem pendidikan Nasional menyebutkan bahwa fungsi Pendidikan nasional adalah “Untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga nalys yang demokratis serta bertanggung jawab”.Melalui kurikulum, pemerintah menjabarkan maksud, fungsi dan tujuan pendididkan nasional.

Sejarah dan Perkembangan Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia dari cabang bahasa-bahasa Sunda-Sulawesi, yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara sejak abad-abad awal penanggalan modern. Aksara pertama dalam bahasa Melayu atau Jawi ditemukan di pesisir tenggara Pulau Sumatera, mengindikasikan bahwa bahasa ini menyebar ke berbagai tempat di Nusantara dari wilayah ini, berkat penggunaannya oleh Kerajaan Sriwijaya yang menguasai jalur perdagangan. Istilah Melayu atau sebutan bagi wilayahnya sebagai Malaya sendiri berasal dari Kerajaan Malayu yang bertempat di Batang Hari, Jambi, dimana diketahui bahasa Melayu yang digunakan di Jambi menggunakan dialek "o" sedangkan dikemudian hari bahasa dan dialek Melayu berkembang secara luas dan menjadi beragam. Pemerintah kolonial Hindia-Belanda menyadari bahwa bahasa Melayu dapat dipakai untuk membantu administrasi bagi kalangan pegawai pribumi karena penguasaan bahasa Belanda untuk para pegawai pribumi dinilai lemah. Pad…

Sejarah Masjid Agung Banten Serta Hubungan Dengan Matematika(Geometri)

Hari, Tanggal Observasi          : Selasa, 10 November 2015 Waktu Observasi                     : 10.00 - 13.40 Lokasi                                     : Masjid Agung Banten
1.Sejarah Masjid Agung Banten Banten merupakan salah satu kota pusat peradaban Islam di Pulau Jawa. Banten memiliki berbagai bangunan masjid sebagai karya sepanjang masa. Kompleks Masjid Agung Banten tergabung dengan bangunan lain, seperti menara, makam, tiyamah, kolam dan istiwa. Masjid Agung Banten adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar.

FILSAFAT MODERN DAN PEMBENTUKANNYA (Renaisans, Rasionalisme dan Empirisme)

BAB I
PENDAHULUAN



Latarbelakang

Tradisi pemikiran Barat dewasa ini merupakan paradigma bagi pengembangan budaya Barat dengan implikasi yang sangat luas dan mendalam di semua segi dari seluruh lini kehidupan. Memahami tradisi pemikiran Barat sebagaimana tercermin dalam pandangan filsafatnya merupakan kearifan tersendiri, karena kita akan dapat melacak segi-segi positifnya yang layak kita tiru dan menemukan sisi-sisi negatifnya untuk tidak kita ulangi.

KATA MUTIARA PARA FILSUF YUNANI (Phytagoras, Plato, Thales, Socrates)

Enggak cuman pujangga bahasa yang bisa merangkai kata - kata mutiara, tetapi para filsuf yunani seperti Phytagoras, Plato, Thales,  dan Socrates juga mampu merangkai kata-kata mutiara yang membuat motivasi untuk kita semua. Penasaran dengan kata-kata mutiara yang dirangkai oleh filsuf yunani ini, yuk simak...

KAJIAN TEMATIK FILSAFAT

Kajian Tematik Filsafat
      Dalam pendekatan tematik, filsafat dibagi ke dalam tiga bagian besar, yaitu ontologi (metafisika), epistemologi, dan aksiologi.
1. Ontologi/metafisika : bidang filsafat yang mempelajari segala sesuatu, baik yang tampak secara fisik (fenomena) atau sesuatu yang berada di balik realitas (noumena). Dalam kajian filsafat, segala sesuatu itu dikenal dengan "ada" (things). Dalam bidang ini termasuk juga filsafat manusia, filsafat alam, dan filsafat ketuhanan.

TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (Resume)

MENYUSUN KARYA ILMIAH
A.Konsep Karya Ilmiah
Karya ilmiah terbentuk dari kata “karya” dan “ilmiah”. Karya berarti kerja dan hasil kerja dan ilmiah berari bersifat ilmu. Dengan demikian karya ilmiah berarti kerja atau hasil kerja berdasarkan ilmu atau kerja yang bersifat ilmu. Ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh berdasarkan metode-metode ilmiah. Metode ilmiah dilakukan untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. Oleh karena itu, karya ilmiah harus berisi kebenaran ilmiah. Jadi, karya ilmiah adalah karya yang disusun dengan menggunakan metode ilmiah untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. Kebenaran ilmiah akan tercapai apabila diperoleh dari pemikiran yang rasional (logis) dan dapat dibuktikan secara empiris. Pemikiran yang rasional merpakan pemikiran yang disertai dengan penalaran yang logis (diterima akal sehat). Penalaran yang ilmiah harus di sertai dengan informasi (pengetahuan) yang tepercaya. Sedangkan empiris maksudnya pemikiran yang disertai dengan bukti-bukti dan fakta-fakta.

FILSAFAT ILMU (PENDEKATAN POST POSITIVISTIK)

Image
A. POST-POSITIVISME
       Munculnya gugatan terhadap positivisme  di mulai tahun 1970-1980an. Pemikirannya dinamai “post-positivisme”. Tokohnya; Karl R. Popper, Thomas Kuhn, para filsuf mazhab Frankfurt (Feyerabend, Richard Rotry). Paham ini menentang positivisme, alasannya tidak mungkin menyamaratakan ilmu-ilmu tentang manusia dengan ilmu alam, karena tindakan manusia tidak bisa di prediksi dengan satu penjelasan yang mutlak pasti, sebab manusia selalu berubah.
       Post-positivisme merupakan perbaikan positivisme yang dianggap memiliki kelemahan-kelemahan, dan dianggap hanya mengandalkan kemampuan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti. Secara ontologis aliran post-positivisme bersifat critical realism dan menganggap bahwa realitas memang ada dan sesuai dengan kenyataan dan hukum alam tapi mustahil realitas tersebut dapat dilihat secara benar oleh peneliti. Secara epistomologis: Modified dualist/objectivist,hubungan peneliti dengan realitas yang diteliti tidak bisa dipisa…

Tema-Tema dalam Filsafat Islam dan Barat

Tema-tema dalam filsafat Islam.
1. Metafisika.
     Didalam isu-isu filsafat islam mengenai pembahasan metafisika, kami mengambil teori dari Abu Muhammad ibn Muhammad ibn Tarkhan ibn Auzalagh, yang terkenal dengan nama Alfarabi. Seorang filosof yang lahir pada tahun 257H (870M).

LATAR BELAKANG MUNCULNYA FILSAFAT PENDIDIKAN

Filsafat diakui sebagai induk ilmu pengetahuan (the mother of sciences) yang mampu menjawab segala pertanyaan dan permasalahan. Mulai dari masalah-masalah yang berhubungan dengan alam semesta hingga masalah manusia dengan segala problematika dan kehidupannya. Filsafat adalah untuk mengetahui hakikat sesuatu. Namun kalau pertanyaan filosofis itu diteruskan,akhirnya akan sampai dan berhenti  pada sesuatu yang disebut agama. Berikut ini akan dibahas lebih rinci.

Hubungan Filsafat dengan Pendidikan

Filsafat dan pendidikan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Menurut Brauner dan Burns (Problem in Education Philosophy) bahwa pendidikan dan filsafat itu tidak dapat dipisahkan karena yang dijadikan sasaran/tujuan pendidikan adalah juga dijadikan sasaran/tujuan filsafat yaitu kebijaksanaan.

Cabang - Cabang Filsafat (Pembagian Filsafat)

Filsafat merupakan bidang studi sedemikian luasnya sehingga diperlukan pembagian yang lebih kecil lagi. Dalam pembagian tersebut tidak ada tata cara pembagian, sehingga terdapat perbedaan seperti : 
Filsafat dapat dikelompokkan menjadi 4 bidang induk, yaitu:

Filsafat tentang pengetahuan, terdiri dari:

ALAT UJI KIR JADI LADANG TIKUS DI BANTEN

Hukum di Indonesia ini masih jauh dari kata layak, jangan salah jika tiap provinsinya ditemukan cacat – cacat hukum yang menghiasi kekurangan hukum di Indonesia salah satunya di Banten. Banyak permainan – permainan yang dilakukan oleh para pekerja berdasi yang tidak kita ketahui, yang dimana dengan kedudukan dan wewenangnya mampu membodohi rakyat dengan kecerdikan para pendosa ini.

PENGERTIAN FILSAFAT MENURUT PARA AHLI

Pengertian Filsafat Apa itu Filsafat atau filosofi?          Dasar pengertian filsafat diambil dari kata philosohia atau philoshopos dari bahasa Yunani yang diartikan sebagai  cinta dan kebijaksanaan. Secara simpel, pengertian filsafat atu filosofi adalah cinta pada pengetahuan (ilmu pengetahuan) dan kebijksanaan. Dalam bahasa Arab, pengertian filsafat dirujuk dari muhibb al-hikmah dan dari bahasa belanda ialah wijsbegeerte. Dalam islam, tidak dikenal adanya filsafat islam. Satu satunya yang sepadan dengan pengertian filsafat dalam Islam adalah hikmah yang berarti pengetahuan dan kebijaksanaan. 

PERAN FILSAFAT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Filsafat merupakan ilmu yang mempelajari semua yang ada di dunia ini. Filsafat mempunyai cakupan yang sangat luas, sehingga banyak sekali yang dapat kita pelajari di dalam filsafat. Ketika kita melakukan aktifitas sehari-hari, kita tak luput dari belajar tentang filsafat. Menurut Depag (2001) filsafat dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari atutan-aturan atau norma dalam kehidupan. Mempelajari filsafat adalah belajar tentang hidup, bagaimana hidup kita bisa berguna untuk diri sendiri dan juga orang lain.

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN FILSAFAT DENGAN MATEMATIKA

Jalin-menjalin antara metafisika (khususnya kosmologi yang merupakan ajaran-ajaran tentang jagad raya)  dengan matematika (khususnya geometri dan teori bilangan yang menelaah bentuk geometris dan sifat alami bilangan) sebagai mana dipadukan oleh filsuf-filsuf kuno kemudian diperkuat oleh ilmuan-ilmuan modern. Misalnya saja sebagai pelengkap dari pendapat Plato bahwa Tuhan senantiasa bekerja dengan metode geometri, ahli matematika C.G.J.Jacobi (1804-1851) menyatakan : ”God ever arithmetizes” (Tuhan senantiasa melakukan aritmatik). Pendapat Plato di atas juga terpantul dalam seni.

Filsafat Pendidikan Dalam kajian Psikologi

Orientasi psikologi yang mempengaruhi filsafat pendidikan diantaranya ada tiga hal, yakni psikologi humanistik, behaviouristik, dan konstruktivistik.Pendekatan empiris berdasarkan pengkajian asosiasi dalam psikologi behavioristik yang secara umum mengikuti pendapat para filsuf inggris dan juga konsep locke tentang kepasifan mental yang bermakna bahwa isi pikiran bergantung pada lingkungan. Psikologi humanistik merupakan suatu pendekatan multifaset terhadap pengalaman dan tingkah laku manusia yang memusatkan perhatian pada keunikan dan aktualisasi diri manusia. Sedangkan, Psikologi konstruktivistik selalu terfokus pada proses-proses pembelajaran bukannya pada perilaku belajar. Kaum konstruktivistik mempergunakan Proses-proses dan strategi-strategi mental yang digunakan para siswa untuk belajar. Teori-teori psikologis merupakan pandangan-pandangan dunia yang komprehensif yang berfungsi sebagai basis bagi guru dalam pendekatan praktek pengajaran. Orientasi-orientasi pengajaran pada pokokny…