Posts

Showing posts from December, 2015

100 Pertanyaan + jawaban Tentang Filsafat pendidikan

1.    Sebutkan defenisi filsafat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia! Jawab: Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, filsafat adalah: ·  Pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.

Sarana Berpikir Ilmiah

BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Filsafat adalah induk semua ilmu, demikian kata para filosof. Pada awalnya, memang cakupan objek filsafat lebih luas dibandingkan ilmu. Ilmu hanya terbatas pada persoalan empiris saja, sedangkan filsafat mencakup objek empiris maupun non empiris. Namun, dalam perkembangannya filsafat berkembang menjadi bagian dari ilmu.

9 Manfaat Filsafat Pendidikan

Apa Itu Filsafat ?? Filsafat sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu filo dan Sophia, yang secara harafiah diartikan sebagai cinta akan ilmu pengetahuan. Kajian filsafat sendiri pada umumnya berupa mempertanyakan, apa adanya juga mengapa segala sesuatu yang ada di dunia dapat terjadi. Filsafat merupakan salah satu landasan tama dari berbagai ilmu pengetahuan, yang pada akhirnya juga sering dikenal dengan istilah ilmu dari segala ilmu. Bagi anda yang mempelajari dan menempuh pendidikan sosial, hukum, bisanis dan juga ekonomi, serta semua bidang lain, pastilah anda akan mendapatkan mata pelajran atau mata pelajaran mengenai filsafat. Filsafat Pendidikan

PEMIKIRAN FILSAFAT TENTANG MATEMATIKA

Bidang pengetahuan sebagai perwujudan dari interaksi filsafat dengan matematika yang sangat menarik perhatian filsuf dan/atau ahli matematik disebut dengan berbagai nama, yakni: –  philosophy of mathematics (filsafat matematik) –  foundations of mathematics (landasan matematik) –  metamathematics (adi-matematik) –  Mathematical Philosophy (filsafat kematematikaan)

Desain Kurikulum

TUJUAN DAN RUANG LINGKUP MATERI Tujuan utama penulisan paper ini adalah untuk Mengetahui apa yang dimaksud dengan Desain Kurikulum, dengan adanya paper ini mahasiswa dapat memahami segala sesuatu tentang desain kurikulum serta dapat membuat desain kurikulum sesuai dengan aturan yang berlaku. Tujuan lain dari penulisan ini adalah untuk Mengetahui model Desain Kurikulum serta Memahami perspektif dari masing masing disain kurikulum.

peristiwa yang berhubungan dengan nilai pancasila

1.   Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Maksudnya adalah tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain, yaitu tidak boleh memaksakan orang lain memeluk agama kita atau memaksa seseorang untuk berpindah dari agama satu ke agama yang lain. Negara memberikan jaminan kebebasan kepada warga negara untuk memeluk salah satu agama atau kepercayaan sesuai dengan keyakinan masing-masing. Kasus yang bertentangan dengan adanya sila pertama adalah :
a)      Bom Bali

Pancasila Dalam Konteks Ketatanegaraan Indonesia

A. PENGANTAR
Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan suatu asas kerohanian dalam ilmu kenegaraan populer disebut sebagai dasar filsafat negara. Dalam kedudukan ini, Pancasila merupakan sumber nilai dan sumber norma dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, termasuk sebagai sumber tertib hukum di negara Republik Indonesia. Konsekuensinya, seluruh peraturan perundang-undangan serta penjabarannya senantiasa berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.
Pancasila merupakan sumber hukum dasar negara baik yang tertulis yaitu Undang-Undang Dasar negara maupun hukum dasar tidak tertulis ataupun konvensi.

SEJARAH PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

A.        Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara Kedudukan pokok Pancasila bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)adalah sebagai dasar negara. Pernyataan demikian berdasarkan ketemtuan Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan sebagai berikut :…”maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusywaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Dimensi-Dimensi Kepribadian

Manusia memiliki karakteristik yang membedakannya dengan hewan, manusia juga memiiki dimensi yang bersifat unik, potensial, dan dinamis. Ada 4 (empat) macam dimensi manusia :

Perubahan Tingkah Laku Akibat Belajar

Pengertian belajar dapat disimpulkam sebagai berikut : Dengan belajar itu belajar itu diharapkan tingkah laku seseorang akan berubah. Dengan belajar pengetahuan dan kecakapan seseorang akan bertarnbah. Perubahan tingkah laku dan penambahan pengetahuan ini di dapat lewat suatu usaha. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam belajar adalah : Anak yang belajar meliputi faktor fisiologis dan psikologis. Faktor dari luar :

Hakikat Manusia

Jelaskan bahwa manusia sebagai mahluk social memiliki fungsi biologis, proteksi, sosialisasi/pendidikan. Supportive dan ekspresive. Dari fungsi-fungsi ini diharapkan bukan saja menjadi landasan, materi kegiatan dan bahkan pendekatan/ proses-proses dalam merancang, mengoperasikan, mengevaluasi program pendidikan non formal. Hakekat manusia adalah sebagai berikut :

Fungsi Paragraf Dalam Sebuah Karya Ilmiah

Bagi sebagian orang, embuat sebuah karya dalam bentuk tulisan merupakan pekerjaan yang tidak mudah, karena untuk menuangkan suatu ide, gagasan, isi pikiran melalui bahasa tulis tidak semudah melalui bahasa lisan. Menurut Sabarti Akhadiah, dkk, menuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang, tidaklah mudah. Banyak orang yang fasih berbicara, namun kurang mampu menuangkan gagasannya dengan baik

Potensi Banten

Provinsi Banten mempunyai potensi sumber daya alam kehutanan seluas 208.161,27 Ha, sebagian besar kawasan hutan tersebut merupakan kawasan hutan konservasi.   Provinsi Banten memiliki kekayaan keanekaragaman hayati berupa flora, fauna dan tipe ekosistem yang sangat tinggi. Sebagian diantaranya merupakan jenis dan tipe ekosistem yang bersifat endemik. Namun demikian, potensi yang tinggi tersebut, belum dapat termanfaatkan dengan maksimal, bahkan kondisinya semakin mengalami tekanan sebagai akibat dari pencurian plasma nutfah, penyelundupan satwa, perambahan hutan dan kebun, perburuan liar, perdagangan flora/fauna yang dilindungi.

Sejarah Berdirinya Kerajaan Banten

Di dalam Tambo TulangbawangPrimbon Bayah, dan berita Cina, orang menyebut daerah Banten dengan nama Medanggili. Sebutan ini setidaknya berlaku hingga abad ke-13. Sementara itu, sumber Cina yang berjudul Shung Peng Hsiang Sung, yang diperkirakan ditulis tahun 1430, memberitakan bahwa Banten merupakan suatu tempat yang berada dalam beberapa rute pelayaran yang  dibuat Mao’Kun pada sekitar tahun 1421. Rute pelayaran itu adalah Tanjung Sekong-Gresik-Jaratan; Banten-Timor; Banten Demak; Banten-Banjarmasing; Kreug (Aceh)-Barus-Pariaman-Banten. Sementara dalam buku Ying-Yai-She-Lan (1433) Banten disebut Shut’a yang sangat dekat pelafalannya dengan Sunda. Buku ini merupakan laporan ekspedisi Laksamana Cheng Ho dan Ma Huan ke beberapa tempat di Pulau Jawa.

FILSAFAT MANUSIA; Siapakah Manusia?

Image
A. Pendahuluan Manusia secara bahasa disebut juga insan yang dalam bahasa arabnya, yang berasal dari kata nasiya yang berarti lupa dan jika dilihat dari kata dasar al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru disekitarnya. Manusia cara keberadaannya yang sekaligus membedakannya secara nyata dengan mahluk yang lain.

identitas nasional

A. Pengertian Identitas Nasional Istilah “identitas nasional” secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Berdasarkan pengertian yang demikian ini maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki identitas sendidri-sendiri sesuai dengan keunikan, sifat, cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Jadi Identitas nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah, sistim hukum/perundang undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi.

kearifan lokal : Batu Goong Saksi Penyebaran Islam di Kaduguling Pandeglang

Batu Goong Saksi Penyebaran Islam di Kaduguling Pandeglang Oleh : Egha Alifa Putra             Batu Goong adalah sebuah batu yang berbentuk gong dengan berbagai ukuran, batu goong sendiri berfungsi sebagai tempat duduk oleh para biksu, karena berbentuk tepat duduk. Batu goong sendiri terletak di kampung kaduguling, desa sukasari, kec. Jiput pandeglang Banten. Sedikit sekali orang yang mengetahui situs punden berundak batu goong ini, hal ini karena batu goong sendiri terdapat di atas bukit Kaduguling, yang jarang orang mengakses tempat tersebut.

jurnal : Degradasi Nilai Etika Serta Nilai Moral Akibat Media sosial

Degradasi Nilai Etika Serta Nilai Moral Akibat Media sosial Egha Alifa Putra
Abstrak Media Sosial sangat familiar didengar pada zaman teknologi ini, bahkan hampir tiap orang memiliki media sosial. Media sosial memang memiliki manfaat yang besar, dapat mendekatkan yang jauh, memudahkan yang sulit, serta mempertemukan yang harusnya tidak bertemu. Seperti belati yang bermata dua, media sosial juga memiliki sisi buruk yang cenderung menjebak pengguna media sosial kedalam penurunan nilai etika serta nilai moral. Tidak jarang sisi buruk tersebut tercermin dalam kehidupan nyata pengguna media sosial, jika hal tersebut dibiarkan akan terciptanya kerusakan etika serta moral masyarakat. Kata kunci: Media Sosial, Etika, Moral

Peran Logika Dalam Filsafat

Logika adalah sarana untuk berpikir sistematis, valid dan dapat dipertanggungjawabkan karena itu , berpikir logis adalah berpikir sesuai dengan aturan-aturan berpikir, seperti setengah tidak boleh lebih besar daripada satu.

Pandangan tentang Eksistensi

Kierkegaard mengawali pemikirannya bidang eksistensi dengan mengajukan pernyataan ini; bagi manusia, yang terpenting dan utama adalah keadaan dirinya atau eksistensi dirinya. Eksistensi manusia bukanlah statis tetapi senantiasa menjadi, artinya manusia itu selalu bergerak dari kemungkinan kenyataan. Proses ini berubah, bila kini sebagai sesuatu yang mungkin, maka besok akan berubah menjadi kenyataan. Karena manusia itu memiliki kebebasan, maka gerak perkembangan ini semuanya berdasarkan pada manusia itu sendiri. Eksistensi manusia justru terjadi dalam kebebasannya. Kebebasan itu muncul dalam aneka perbuatan manusia. Baginya bereksistensi berarti berani mengambil keputusan yang menentukan bagi hidupnya. Konsekuensinya, jika kita tidak berani mengambil keputusan dan tidak berani berbuat, maka kita tidak bereksistensi dalam arti sebenarnya.
Kierkegaard membedakan tiga bentuk eksistensi, yaitu estetis, etis, dan religius.

Ciri Aliran Eksistensialisme

Eksistensialisme merupakan gerakan yang sangat erat dan menunjukkan pemberontakan tambahan metode-metode dan pandangan-pandangan filsafat barat. Istilah eksistensialisme tidak menunujukkan suatu sistem filsafat secara khusus. Meskipun terdapat perbedaan-perbedan yang besar antara para pengikut aliran ini, namun terdapat tema-tema yang sama sebagai ciri khas aliran ini yang tampak pada penganutnya. Mengidentifikasi ciri aliran eksistensialisme sebagai berikut :

Hakikat dan Latar Belakang Lahirnya Eksistensialisme

Hakikat Eksistensialisme Kata Eksistensialisme berasal dari kata eks = keluar, dan sistensi atau sisto = berarti, menempatkan. Secara umum berarti, manusia dalam keberadaannya itu sadar bahwa dirinya ada dan segala sesuatu keberadaannya ditentukan oleh akunya. Karena manusia selalu terlihat di sekelilingnya, sekaligus sebagai miliknya. Upaya untuk menjadi miliknya itu manusia harus berbuat menjadikan - merencanakan, yang berdasar pada pengalaman yang konkret.

Fase-fase perkembangan menurut beberapa ahli psikologi

Fase-fase perkembangan menurut beberapa ahli psikologi :